Posted by: naxskampoeng | June 22, 2009

Indonesia terkini

KabarIndonesia – Usia balita merupakan masa optimalisasi perkembangan anak, dimana pada usia ini otak kiri dan kanan berkembang seimbang sampai 50 persen. “Sampai usia 7 tahun perkembangan mencapai 80 persen, dan sisanya 20 persen berkembang menyesuaikan pola asuh anak sampai usia dewasa,” ujar Mulyasari Masdulhaq, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pringsewu.

Masa balita, ujar Mulyasari, dikenal sebagai masa perkembangan emas. “Oleh karena itu, dihimbau seluruh lapisan masyarakat agar memasukkan anak-anaknya ke PAUD sedini mungkin, guna mendapatkan pembelajaran sosialisasi dan interaksi baik sesama anak, orang lain maupun alam sekitar dengan terarah, karena mempunyai kurikulum resmi dari Depdiknas,” ujarnya, saat acara pelepasan anak-anak PAUD di Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Kamis (18/6).

Dikatakan Mulyasari, PAUD adalah lembaga pendidikan anak usia kurang dari 1 tahun hingga 6 tahun, yang terdiri dari 2 jenis, formal dan non-formal. ”PAUD formal dikhususkan bagi usia 5 sampai 6 tahun, sedangkan PAUD non-formal lebih difokuskan pada usia kurang dari 1 tahun hingga 5 tahun,” jelasnya.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, lanjut Mulyasari, paradigma kegiatan belajar mengajar mulai berubah dari ‘teacher centered’ menjadi ‘student centered’. “Jika pembelajaran terpusat pada guru semata, niscaya situasi belajar akan terasa kaku karena hanya disesuaikan dengan selera guru saja. Jelas, ini bertentangan dengan pola pikir dan kemauan anak,” katanya.

Anak usia dini, menurutnya, mempunyai pola pikir yang terus berubah. Dengan kondisi ini, maka sistem pembelajaran yang ada di PAUD adalah bermain sambil belajar, dimana guru diposisikan sebagai pelayan anak. “UUD 1945 mengamanatkan setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang layak.

Siapapun kapanpun dan dimanapun tidak memandang harkat, martabat dan usia. Dengan dasar itulah, pemerntah mencanangkan pendirian lembaga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang kemudian ditindak lanjuti di tingkat desa/kelurahan,” imbuhnya. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini…!!! Kunjungi segera:

http://www.kabarindonesia.com/

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.